Tidak lagi di wilayah Abu2

Ga sengaja baca2 di saat senggang tentang masalah komunikasi untuk mempererat hubungan orang tua dan anak pada artikel di web ini.
Secara keseluruhan aku setuju dengan isi tulisan itu, dan berpikir apakah aku bisa secara tegas berprinsip pada agamaku dalam mendidik anak2-ku nanti (insya Allah) seperti Ibu Rini yang bercerita tentang pengalamannya -yang meskipun- hidup di negara Barat 'bebas merdeka' tetapi masih bisa menerapkan ajaran dan syariat agama islam secara konsisten. Aku berdoa mudah2an bisa punya kekuatan itu bersama suamiku nanti, karena entah kenapa jika mempunyai anak, aku ingin sekali mereka menjadi orang2 yang lebih baik dariku nanti. Orang yang tidak lagi melakukan kesalahan2/kebodohan2/kelalaian2 yang pernah di lakukan orang tuanya. Itulah harapanku, boleh kan punya angan2? :)
Doa untuk punya anak yang soleh dan soleha itu bukan basa basi loh, karena jika punya anak yg soleh dan solehah, insya Allah udah satu paket dengan akhlak yang baik, pintar, rajin, ramah, sopan, santun, dan semua yang bagus2.. hehe.. sempurna amat kepinginnya :p.

Nah sebaliknya, aku sedikit geleng2 kepala dengan suatu kenyataan bahwa sudah banyak orang yang dengan dalih punya pikiran yang 'terbuka' terhadap hal2 yang menyangkut kebebasan seseorang (atau belakangan bahasa kerennya itu adalah HAM), yaitu misalnya bisa kita baca pada artikel ini.
Yah memang, jika memang sudah menyangkut HAM apalagi jika seseorang itu sudah dewasa dan bisa membuat keputusan sendiri, kita tidak bisa lagi bicara apa2, bahkan orang tuanya sendiri. Orang tua yang melahirkan, membesarkan dan merawatnya sampai demikian rupa tidak lagi punya hak untuk mengatur anaknya dalam memilih jalan hidupnya. Aku sedikit sedih dengan kenyataan seperti itu, dan aku takut jika nanti punya anak, di saat mereka sudah besar2, tiba2 tidak lagi mendengarkan nasehat yang baik2 dariku, sudah merasa sok tau sendiri, merasa benar sendiri, padahal mereka sedang melakukan suatu hal yg salah.. Ya mungkin bagaimana anak saat sudah besarnya itu adalah bentuk dari ajaran orang tuanya sendiri, atau bisa jadi dari lingkungan dimana dia di besarkan (spt dalam artikel tersebut, dgn dalih hidup di Belanda maka harus menyesuaikan keadaan disana yg menganggap 'hidup bersama itu' sudah biasa). Nah masalahnya, tidak semua seperti itu, anak yang sudah di besarkan dalam lingkungan agama yang taat pun, jika sudah dewasa dan hidup di lingkungan yang lebih luas, si anak bisa jadi punya persepsi sendiri terhadap nilai2 kehidupan, entah dia mau memilih jalan hidup dengan prinsip syariat agama yang diajarkan orang tuanya, atau menjadi anak dengan pikiran liberal yang tidak mau di atur dari konteks2 agama apapun. Hal inilah yang sudah terjadi pada jaman yang mudah sekali mendapatkan informasi2.

Aku pikir tadinya aku adalah orang yang berada di wilayah abu2, yaitu seseorang yg tidak terlalu agamis tp jg tidak liberal. Namun secara tidak sadar, aku yang juga seorang anak, yang dari kecil sudah disuruh masuk TPA (Taman Pendidikan Al-Qur'an) dan dimasukan ke sekolah SD Islam, saat sudah besar punya pilihan jalan hidup dan pola pikir sendiri, dan berpikir mau seperti apa aku? akhirnya aku belajar sendiri ttg hidup, entah dari pengalaman dan kesalahan2 yang pernah aku lakukan, disaat aku butuh penerangan dan ketentraman, Alhamdulillah yang aku dapatkan bahwa ajaran yang paling benar (Haq) adalah islam. Aku baca dan pelajari dgn seksama apa2 saja yg dilarang dalam agama islam dan apa2 saja yg wajib dalam islam, dan semua itu masuk dalam akal sehatku. Ya itulah gunanya akal sehat, yang bebas untuk berpikir dan memilih mana yang baik dan tidak. Meskipun aku kuliah di kampus Katolik dan berteman dgn orang2 yg beragam prinsip hidupnya, Alhamdulillah hal2 itu tdk mempengaruhi aku. Dan akhirnya aku terbentuk sebagai seseorang yang punya prinsip :).

Tapi terus terang, sebagai manusia biasa meskipun aku memilih islam sebagai pedoman hidupku, aku tidak luput dari kesalahan dan kekurangan. Dan mungkin sebagai istri masih banyak lagi kebiasaan2 buruk-ku yg harus aku ubah (biarlah hanya suamiku yg tau apa kebiasaan buruk-ku ini hehe). Yang penting kekurangan2 antara aku dan suami bukanlah suatu hal yg prinsipil, seperti yang lagi di heboh2kan orang saat ini masalah isi twitter Mario Teguh yang mengatakan "wanita perokok, suka dugem, pulang pagi, dll tdk pantas di rencanakan jd istri", aku setuju sekali itu, karena mo aku yg perempuan atau jd laki2 ya pasti ga mau nyari pasangan yg begitu, kecuali klo aku jg seperti itu. Atau jg misalnya antara aku dan suami yg tdnya ga begitu tiba2 jadi seperti itu, aku yakin pasti akan jadi suatu prahara dalam rumah tangga karena hal itu sudah menyangkut masalah prinsip.

Yah anw, semoga kita di jauhi dari kemaksiatan, di jauhi dari orang2 yg berbuat maksiat, di jauhi dari tempat2 maksiat dan apapun itu yang berbau maksiat.. biar hidup kita jadi lebih tenang dan damai sejahtera.
(hehe nyambung ga sih dari pembicaraan awal? selalu gitu deh klo dah nulis :p)

Mau Belajar Bahasa Jepang dengan mudah?

http://www.freejapanese.org
Mulai dari minggu ini tiap hari senin, gw di suruh les private bahasa Jepang sm si bos, dan ternyataa.. tidak semudah yang kita bayangkan looh, apalagi klo udah yg namanya ngafalin huruf2 Jepang yang ga sedikit ituh.. waaaw.. otak gw makin penuh aja nih..

Tapi berhubung gw nge-les cm seminggu sekali, gw harus aktif untuk belajar2 sendiri biar ga lupa pas pertemuan berikutnya, makanya gw search di google, kira2 web apah yang enak buat di ikutin buat belajar otodidak, dan taraa.. web ini lah yang paling enak bgt buat di ikutin para pemula, udah gituuh.. si pengasuh web ini baik bener looowh, ga pelit2 bagi ilmu, kita bisa nanya2 apa aja klo tertarik utk belajar bahasa jepang. Disitu ada id YM-nya dan bisa ngobrol lgs lwt YM klo dia-nya lg online.

Selebihnya langsung kunjungin aja deh websitenya, semoga bermanfaat buat yg mo belajar juga..

Ganbatte kudasai! (^O^)/

AVATAR

Rating:★★★★★
Category:Movies
Genre: Science Fiction & Fantasy
OMG, what can I say about this movie: it's very very very AWESOME!!

Ini baru film yang patut di tunggu2 orang (padahal sebelumnya gw ga tau sama sekali tentang bakal adanya film ini, but then.. WOOOW.. ---> masih terkesima). As a movie goers, I'm very happy to watch this, it's entertain you a lot because everything is on here.. trust me.

Gokil tuh James Cameron, dia bikin film lgs abis2an dan sangat detail, film ini bisa di bilang salah satu Master Piece dia selain Terminator dan Titanic. Ck ck.. hebat2 filmnya..

Gw ga bisa bikin review film ini, karena yg bakal di muntahkan dr mulut gw ya cuma kata2 pujian aja hehe.. bagusnya ntn sendiri deh, dan coba kita liat apa komentar kalian :D

PS: nanti beli DVD aslinya ah, gpp mahal dikit soalnya worth buat salah satu koleksi ;)

No Boss, No Motivation + hawa liburan.. haks.. *file sudah menumpuk di meja + menunda2 kerjaan.. ck ck.. cepetan pulang deh bos.. :p

Arti menghadiri sebuah undangan = Pahala

Alhamdulillah kembali aku ucapkan.. akhirnya sudah melewati acara hajatan kami dengan lancar, tanpa ada halangan apapun.. Meskipun banyak juga teman2 yang rumahnya jauh pada ga datang karena alasan yang sama yaitu hujan deras, banjir, dan macet, it's okay, aku tetap berterima kasih atas doa2nya dan maklum dengan permintaan maaf mereka :).

Aku jadi ingat dan tiba2 merasa menyesaaal sekali klo dulu2 sering banget mengabaikan undangan dari teman2 yang mengadakan walimah, malah alasan tidak hadirnya jg ga kuat, yaitu cuma karena malas, tidak ada teman bareng, jauh, ga ada kendaraan, ga tau mau naik apa, dll.. ck ck.. bener2 deh.. sekarang baru sadar klo itu adalah salah satu sikap yang tidak baik dalam menjaga tali silaturahmi teman2 dan sodara2, hiks maafkan aku yaa :(.

Dalam islam juga ada hukumnya loh untuk menghadiri walimahan:

Kewajiban seorang muslim terhadap muslim yang lain adalah menghadiri undangan.
Dalam hadis Rasul berikut secara tegas dikemukakan :

عَنْ عَبْدِاللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِي اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِذَا دُعِيَ أَحَدُكُمْ إِلَى الْوَلِيمَةِ فَلْيَأْتِهَا
Secara jelas Rasul menyatakan bahwa tidak ada alasan yang dapat dijadikan dasar untuk tidak menghadirinya, meskipun dalam keadaan puasa (Al-Bukhari)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ إِذَا دُعِيَ أَحَدُكُمْ فَلْيُجِبْ فَإِنْ كَانَ صَائِمًا فَلْيُصَلِّ وَإِنْ كَانَ مُفْطِرًا فَلْيَطْعَمْ
Di samping perintah menghadiri walimah, keharusan menghadiri undangan itu juga dinyatakan Rasul dengan memberikan ancaman bagi orang yang tidak mau datang. (Hadis diterima dari Abu Hurairah dapat dilihat dalam Muslim).
Dalam riwayat yang telah disebut di awal, bahwa orang yang tidak menghadiri undangan walimah berarti telah mendurhakai Allah dan Rasul-Nya. (Al-Bukhari)

Jika undangan lebih dari satu tempat pada waktu yang sama, Rasul memberikan tuntunan yang didatangi adalah yang paling dekat (Diriwayatkan oleh Ahmad bin Hanbal dan al-Bukhari dalam Al-Syaukani)
Al-Syaukani memberikan penjelasan paling dekat dalam hadis Rasul itu dapat saja kedekatan tempat dan kedekatan hubungan. Jika kedekatannya sama dan tidak mungkin menghadiri semua, maka yang didahulukan adalah yang lebih dahulu mengundang. Jika waktu mengundangnya sama, maka dilakukan pengundian untuk menentukan undangan mana yang akan dihadiri.(Al-Syaukani, ibid)

Ada aturan lain tidak boleh datang jika tidak diundang.
Hadis Rasul: "orang yang menghadiri walimah pada hal ia tidak diundang, maka masuknya sama seperti pencuri dan keluarnya dari perjamuan sama seperti orang yang tidak punya rasa.(Abu Daud)
Lanjut Rasul menjelaskan bahwa: "orang yang tidak diundang baru dibolehkan masuk dan menikmati perjamuan apabila sudah diizinkan oleh pelaksana walimah." (Al-Turmuzi)

Dalam tuntunan Rasul, kedatangan tamu diharapkan dapat memberikan do'a kepada kedua penganten. Bukan ”selamat menempuh hidup baru”. Tapi ”barakallahu laka. Atau Barakallahu laka wa baraka lakuma wa jama'a bainakuma fial-khair”. (Abu Daud)

Walimah dengan demikian harus sesuai dengan tuntunan Rasulullah, sehingga walimah yang tadinya sebagai tradisi atau kebutuhan dapat menjadi salah satu yang bernilai menjalankan perintah agama.

(sumber hadist2 diatas kuambil dari blog ini: http://enizar-stain.blogspot.com/2008/02/menghadiri-walimah.html)

Ya ampun, ternyata banyak juga ya hukumnya.. berarti selama ini aku sudah menyepelekan arti sebuah undangan, semoga Allah SWT mau memaafkan aku :(. Untuk next time-nya, mudah2an aku dan suami akan berusaha menghargai sebuah undangan dengan menghadirinya sebisa mungkin, jika tidak ada halangan yang begitu urgent. Insya Allah..

Anyway, aku mengucapkan terima kasih banyak yaa atas kehadiran teman2, saudara2, rekan2 kerja yang sudah datang ke walimahan kami.. semoga Allah SWT membalasnya dengan pahala dan rejeki yang berlimpah.. amiin..

*tidak lupa kuucapkan terima kasih kepada teman2ku yang cantik, yang sudah mau cape2 jadi penerima tamu (Melly, Avicena, Idel, & Mona), hanya Allah SWT yang bisa membalas kebaikan kalian, love you all.. cup cup :-*.

500 days of Summer

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
"This is a story of boy meets girl, but you should know upfront, this is not a love story"

Okay, since I saw "The Eternal Sunshine of the Spotless mine", this kind of movie is become my favorite genre. Bikin kita belajar warna warni hidup apalagi tentang satu hal penting yang -menyenangkan-menyedihkan-& complicated- bernama CINTA. Film 500 days of Summer itu sebenarnya cuma cerita standar ttg perjalanan cinta seorang laki2 biasa (Tom) saat jatuh cinta dengan seorang perempuan biasa bernama Summer. Mulai dari awal2 ketemu, jatuh cinta, hubungan mulai ga jelas, sampai akhirnya patah hati (ups spoiler :p ). Tapi film ini di buat ga se-standar itu.

Aku yakin hampir semua orang yang pernah jatuh cinta ngalamin hal yang sama seperti yang dialamin Tom.
Ada scene yang tiba2 bikin aku mau nangis pas dialog ini:

Tom: You don't want to be named as someone's boyfriend, and now your someone's wife?

Summer: You weren't wrong, Tom. You were just wrong about me.

Summer: I woke up one morning and I just knew.
Tom: Knew what?
Summer: What I was never sure of with you.

Ga tau knp dengar kata2 si cewe tadi bikin aku empati luar biasa sm si cowo. Pastinya sedih banget (dan entah pada nyadar atau engga, tp pas adegan ini, gw perhatiin si cowo lgs madep kiri dan diem2 nangis loh).
Rasanya patah hati emang ga enak, trus ga bisa sembuh dengan cepat klo logika belum jalan dan terus2an mempertanyakan "kok bisa ya dia setega itu?, klo emang ga suka knp dari awal ngasih harapan?, how come?? why oh why, dsb dsb-nya

Makanya film ini pas banget di tonton cowo2 yang pernah cinta banget sm seseorang tapi akhirnya bertepuk sebelah tangan, jd ga selalu cewe yang jadi pihak patah hati, kadang2 ada kalanya cewe bisa jadi raja tega, cowo ga salah apa2 eh lgs di putusin/ditinggal pergi gitu aja. Dududu du du.. sapa yah *siul2 ga sadar diri hehhehe well, that's my past.. :p. Pada akhirnya aku setuju dengan si cewe juga sih, we just knew when we meet 'the one', entah bagaimana, ya feeling sure aja, how about you? ;)

O ya, aku juga sukkka banget sm OST film ini, salah satunya 'Sweet disposition-the Temper Trap' pas banget deh sm filmnya. Pingin di dengerin berulang2, apalagi pas bagian awal musiknya :p (skrg lagi seneng2nya, lama2 jg bosen nih hehe)

Yuk.. yg mo nikaah..

Yellooow.. 2 hari lg mau bikin hajatan nih, abis itu kita cutiiiii semingguu.. ahooy senangnyaa :D.
Makanya hari ini kerja dah ga konsen, udah mana bos jg lg ke luar negri, yaa ga datang deh doi ke acara aku.. hhh.. eh tp gpp deh yg penting 'itu'nya dah sampe tangan hehe.. eh apa tuh itunya? doanya maksudnya.. ih dah su'udzon aja deh dibilang ngarep angpau (padahal emang tuuh kehkehek.. hussh ga boleh :p ), ya ampyun aku ngomong apa sih.. asal2an bener.

Mmm.. td mau nge-blog apa yak? Persiapan? masalah nikah? oh iya bener, mau  ngomongin itu. Mo sharing dikit aah..

Barusan aku liat status temen di FB yg isinya gini:
 "udah ah jgn ngomongin nikah2 terus, gw ga mau dipaksa2, klo kawin doang mah gampang, tp hasil "kawin"nya itu mau dikasih makan apa?"

Yah, klise bener omongan begini, padahal temanku itu udah pacaran  3 tahun sm pacarnya.
Hmm.. mungkin 5 tahun yang lalu aku jg punya pikiran yg sm kya dia, dan paling kesel bgt klo dah di tanya2 masalah nikah sm orang tua atau sm org2. Nikah mah ga usah di paksa2 kali, klo dah ketemu jodohnya ya nanti jg nikah. Buat apa klo ga/belum merasa nyaman dgn pasangan trus nikah buru2. Mending cari dulu yg bener2 pas di hati dan pikiran. Jd ga cuma pake emosi dan perasaan aja loh dalam memilih pasangan, tp logika tetep harus jalan. Yakin deeh..

Alhamdulillah sampai saat ini Mas-kuh bisa bikin aku merasa nyaman, karena bisa membuat aku menjadi diri sendiri dan tetap merasa di cintai.. Cinta kan mas? hehehe jiiieh malu ah :").
Tapi bener kata orang2 yang berpengalaman, yang namanya rumahtangga itu pasti ada aja masalahnya.. ah itu sih bukan yg namanya rumah tangga, tp yang namanya hidup emang pasti ada masalah. Mati lampu tiba2 jg bisa jadi masalah, apalagi klo air smp mati.. jd ga bisa nyuci, ga bisa mandi, trus ga bisa "keramas".. hehehe ini termasuk masalah kan? :p

Lalu masalah anak, sudah siapkah punya anak? sebenarnya sih, orang menikah -yg bukan karena paksaan apalagi MBA- itu pastinya sudah siap untuk berkeluarga, dimana yang dibilang keluarga itu adalah termasuk Ayah-Ibu-dan anak2. Ya betul, aku dan suami pun sadar akan hal itu.
Cuma aku dan suami skrg sih sedang ikut program KB (Keluarga Berencana) dulu, eits bikin program KB bukan berarti kita sengaja minum obat2an atau pasang alat biar ga punya anak dulu loh. Maksudnya KB kan bukan hrs begitu, tp merencanakan kapan waktu terbaik utk punya anak, namanya KB alami. Mudah2an ga dosa ya punya pikiran begini, karena kita ingin melakukan yg terbaik buat anak nanti, makanya butuh persiapan yang matang. Banyak yg bilang soalnya, kalo yg dimaksud menempuh hidup baru itu ya saat punya anak. Kehidupan akan total benar2 berubah saat kita di beri amanah anak yang tentunya tidak mudah. Jadi ga ada salahnya kan kita mempersiapkan diri dulu..
Yang penting hubungan kita kan udah SAH, jadi klopun dikasih kapan aja, tetap Alhamdulillah.. berarti itu udah kehendak Allah SWT ;).

Nah, jd klo dari status temanku tadi yang takut nikah karena khawatir nt anaknya mau dikasih  makan apa, knp ga diniatin aja dulu niat baiknya dengan men-sahkan hubungan bersama pasangan dengan jalan menikah. Meskipun ga semua orang yg pacaran berbuat aneh2 sm pacarnya.. tp akan lebih baik dan lebih tenang jika mencintai seseorang yang jelas hubungannya (suami atau istri). Ya ga?
:)

Untuk anak, itu persiapan jangka panjang, nah yg jangka pendek dulu nih yg harus di pikirin. Seperti yang udah aku bilang di atas, klo 2 hari lagi kita mau ngadain hajatan, yah acara syukuran sederhana aja, berbagi kebahagiaan sekalian pengumuman atas pernikahan kami. Aku lagi khawatir klo tamu yang datang melebihi porsi makanan yg kita persiapkan, mudah2an cukup deh.. meskipun ada yg kehabisan makan (jgn sampe), mudah2an mereka mengerti dan tetap ikut bahagia dengan pernikahan kami tanpa merasa misuh2 di belakang karena ga dapet makan.
Sebenarnya ini salah kita juga sih, mengundang orang melebihi porsi makanan. Soalnya  tdnya niat kita mau bikin acara syukuran sederhana aja dgn undangan yg ga seberapa, ternyata teman-teman kita berdua punya atensi lebih dengan kita, dan mereka -entah basa basi atau serius- pada menanyakan acara kami, yg otomatis tidak enak klo tidak di undang. hhh.. jadi gimana ya, perasaan sih seneng pada ada perhatian sm kita.. tp  jd sekaligus khawatir nih.. hmm.. Bismillah aja deh..

Saran buat teman-teman yang mau nikah:
1. List Undangan harus benar2 di cek lalu disesuaikan dengan luas gedung bisa muat berapa orang dan porsi makanan yang di sediakan, biar ga ketar ketir kya kita nih hehe..
2. Bikin undangan ga usah banyak2, karena udah ada FB, jadi teman/kerabat yang dikasih undangan yang penting2 aja (seperti bos, keluarga yang udah sepuh, sahabat dekat, dsb), klo teman2 sih bisa lewat FB. Soalnya pengalaman aku, undangan jd banyak nyisa karena ga sempat ngasih langsung berhubung rumahnya pada jauh2, akhirnya lewat FB jg. Oh ya klo ngundang lewat FB, mending pake private message, jd lebih terkontrol di banding taruh di event. (terserah aja sih, ini kan cuma saran)
3. Harga undangan dan souvenir ga perlu yang mahal2, acara jg ga perlu heboh2 bener. Mending buat beli mesin cuci, kitchen set sm Tipi baru (itu mah kita yah hehehe), engga deng.. mending buat nabung buat persiapan si kecil nt, tp klo bisa kebeli  mesin cuci, tipi, dll  ya Alhamdulillah hehe ;)
4. Trus saran yang paling utama: menikahlah dengan orang yang tepat, insya Allah kita akan merasakan kebahagiaan, ketentraman, kenyamanan seperti yang telah di janjikan Allah SWT. Gimana cara tau tepat atau tidaknya seseorang itu? mmm kita pasti tau saat proses sebelum nikahnya deh.. sambil berdoa dan saling mengenal, mudah2an mata hati dan akal kita di bukakan.. jd ga asal nikah aja biar cepet, atau udah terlanjur ini itu, dll.

Tapi meskipun begitu, kita tetap harus berdoa dan  sambil berusaha pastinya, semoga kebahagiaan dan rasa cinta diantara kita berdua ga akan pernah pudar seiring dengan berjalannya waktu.. amiiin..

Moonlight and love songs
Never out of date
Hearts full of passion
Jealousy and hate
Woman needs man
And man must have his mate
That no one can deny

Well, it's still the same old story
A fight for love and glory
A case of do or die
The world will always welcome lovers
As time goes by

(Rod Stewart - As Time Goes by)

Just Married! (^o^)/

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (QS. 30:21)


Alhamdulillah.. Sudah melewati acara sakral pengucapan ijab kabul antara Mas Feri dengan ayahanda-ku tercinta untuk men-sahkan hubungan kami.
Aku ucapkan puji syukur-ku pada-Mu Ya Allah, karena kehendak-Mu lah semua ini bisa terlaksana.. Amin amin.. Ya Robbal Alamin..

Aku akan berusaha membahagiakan-mu Mas Feri.. Insya Allah.. (hihihi.. malu ah :") )

God made love to me
Soothed away my gravity

Made me a pair of angel's wings
Clear vision and some magic things

God is love to me
Thank you for those things ^_^


(The James-Seven)



My second Tournament




Fiuuuh.. akhirnya lewat jg tuh kerjaan.. Alhamdulillah dah balik lg ke jakarta dgn selamat sentosa. Kali ini dpt sponsor lebih banyak dr taun lalu, para peserta puas, bos jg puas, lalu setelah selesai bos pun bilang: "sukses ris, siapin buat taun depan lagi ya.." Uhuk.. gw pun menjawab: "iya.." (dalem ati, iya.. klo dibolehin sm suami..:p )

'Menculik Nikita Wili' aja jg Ok

Akhir2 ini orang2 ramai membicarakan film nda mutu (yg sbnrnya di lihat dr jalan cerita, ga ada pesen moral dikit jg), yg mo make bintang film blue itu, klo dipikir2 emang bener2 deh, mksdnya apa sih tuh org? kya indonesia kekurangan artis cantik aja.. Padahal Asmirandah, Nikita Wili, atau cinca lawra sekalian jg ga kalah cantik kok.. Nyari sensasi aja, biar org2 pada ngomongin trus numpang tenar deh dgn berbuat hal2 atau membuat karya yg absurd.

Sebenarnya gw ga terlalu heran sih klo skrg dah makin banyak org2 di indonesia ini yg punya paham liberal, bahkan tmn2 gw sendiri jg dah bnyk yg gitu, misalnya seperti welcoming utk org2 gay dan lesbian, menganggap lucu sutradara geblek yg baru2 ini naked di mini market, trus ada jg tmn yg beragama islam ikut merayakan pesta natal dan paskah, ikutan sbg model foto2 seksi dgn alasan seni, pacaran layaknya suami istri, nyimeng udah jd hal biasa selain rokok, minum alkohol dah kya minum es teh, dsb. Tapi meskipun begitu, mereka tetap fine asal ga ganggu orang lain, gitu prinsip mereka.

Yah, pada akhirnya kita jg mau ngomong apa, emang lebih  baik urus diri sendiri aja dulu. Paling minimal ke org2 dekat aja yg kita pedulikan. Makanya nt klo gw dah berkeluarga, yg akan paling gw concern ya ke anak dulu deh baru kritik org lain. Karena orang tua-lah yg berperan penting anak itu mau jd apa selain faktor lingkungannya yg lain.

Nah, klo di tanya apakah gw akan ntn film itu apa engga nt pas udah tayang, jujur aja kyanya 50-50. Bukan maksudnya ga punya sikap, tp dasarnya gw emang org yg doyan ntn, semua film dah gw tonton, mo yg paling bermutu bgt atau film2 sampah american teenage, dari film holiwut smp boliwut gw jg tonton. Bahkan se-sebal2nya gw sm dewi persik, gw tetep penasaran sm film dia yg tali pocong perawan (iyeh gw tau buat apa ntn film ini), itupun gw ntnnya film bajakan  5000-an dan ntnnya di cepet2in kok (berdalih krn malu ati dgn pernyataan sendiri :p) tp setidaknya rasa penasaran gw terjawab hehe.. Jadi klo pun nt akhirnya gw ntn film menculik miyako (bukan nama sbnrnya), paling cm sekedar penasaran aja haha.. (yaah jd korban penasaran deh)

Pegel2 (idih, judulnya kok ga bermutu)

Aku capeee...

Lagi pingin berendam air anget, di pijat, di lulur, di refleksi tangan dan kaki, trus di creambath (mo potong rambut jg deh dikit), di facial jg ga ya? mmm .. trus mau ke dokter gigi, bersihin karang gigi. Intinya mau bersih2 sm manjain diri, kapan ya ada waktu.. yg jelas wiken ini mau bobo smp siang hehe.. eh ga bisa ya, mau ada pertemuan keluarga.. hmmm..

Capee badaan, mudah2an ga cape hati jg ya :p (engga kok)

Nge-block abis!


Ya ampyun dah lama jg ya ga nulis2 ngomong sendiri seperti biasanya klo lg ga ada bos haha.. well, kyanya otak gw emang lg nge-block deh atau kata si Wiki (Wikipedia mksdnya) itu disebut
"Writer's block", which  is a condition, associated with writing as a profession, in which an author loses the ability to produce new work.
Yah ga masalah jg sih, berhubung ga ada jg yg nungguin tulisan gw kehkehe..
Btw, bulan ini perasaan lg banyak2nya event yg hrs di kerjain deh. Minggu lalu kawinan sepupu gw 3 hari berturut2, meskipun gw cm sibuk pas acara akad dan resepsinya tp capeknya luar biasa, wira wiri ngebantuin apa yg bisa di pangku eh di bantu (ketularan temen ngomong gini hehe),  gimana nt pas acara kawinan sendiri.. (congrats buat sepupu-ku Mira, dan makasih ya buat tmn2ku yg cantik yang udah mau capek2 nge-bantuin jd penerima tamu ^_^).
Eh yang anehnya, krn saking kecapean tiba2 kok haid gw jd lebih cepet seminggu, kira2 ada hubungannya ga sih? Tolong di share infonya dong klo ada yg pernah ngalamin kya gini jg ya temans..

Lalu, schedule lamaran si mas fe tgl 25 oktober ini, dimana sebelumnya mau ngadain pertemuan antar keluarga dulu. Belum hrs rapat lg sm keluarga besar buat persiapannya. Bingung waktunya, karena tgl 25 itu kan tinggal 2 minggu-an dr skrg??

Kemudiaan, tgl 31 oktober & 1 November ada acara golf turnamen yg diadain lgs bos gw (lihat attachment klo ada yg tertarik), dan gw punya tanggung jawab sbg salah satu panitia-nyaa.. aaagh.. untuk hal ini, gw sempat curhat sm tmn gw (ya siapa lg klo bukan Ran). Gw bilang klo kadang gw bingung sm kejelasan jobdesc gw yang bukan cm sbg sekre aja. Karena kadang2 otak gw suka mentok sendiri klo dah ga fokus (jd tenang saja mas fe, aku tidak bakat men-dua-kan apalagi men-tiga-kan km haha). Lalu dia jawab, "ya udah kita sm2 senasib ris, gw jg gitu kan.. multifungsi aja, yg penting kerjaan beres. karena itu kita butuh kerjasama". Ya iya sih, gw jg mikir gitu, yg penting kerja aja yg ikhlas, tapi.. tapiii... (klo ada tapi-nya berarti ga ikhlas dong? hhh).
Bos jg lg punya masalah sendiri sih, istrinya lg sakit dan hrs operasi, berarti klo gw mau curhat ini itu masalah kerjaan (ataupun masalah keuangan alias gaji :p ), skrg ini bukan waktu yg tepat. Ga tau knp gw kok jd ikut mikirin  ya klo dia lg ribet, padahal belum tentu jg dia mikirin masalah gw.. jd ya udahlah.. pasraah ajaa dulu dgn keadaan skrg seperti org jawa (looh, bukan bermaksud sukuisme loh hehee).


Banyak bgt emang yg hrs di pikirin sblm nikah itu, ga cuma masalah uang aja, tp hal2 ga penting kya mau makan banyak tp ga boleh karena harus jaga badan, trus ga boleh kurang tidur biar mukanya tetep seger, lalu hrs rembug ini itu sm keluarga biar ga dibilang sendiri2 aja, trus nge-list nama2 yg mau di undang belum lg nge-bagi2in-nya.. trrruuuus.. mau beli isi rumah biar abis nikah dah tinggal masuk aja hehe.. (ck ck.. pelan2 mba.. duitnya drmn atuh mau semua lgs ada), panitia buat acara gw sendiri-pun belum fix nih.. hmmm..
Ujung2nya sambil mikir, kita usaha dan berdoa aja deh semoga lancar semua dan klo ada hal2 yg masih kurang, semoga bisa di beri jalan keluarnya.. amiin..

udah gitu aja nulisnya? ya abiiis..



Attachment: poster2.jpg

Home..




I wanna go home.. ngantuk..

tepuk2 bantal, tarik selimut, bobo.. zzzZZzz

Old Habits Die Hard : Sleepy when I must wake, Wake when I must sleep :(

Sorry, we're not Perfect

Orang klo punya salah, mungkin nyebelin. Tapi lebih nyebelin lg, udah salah tp ga mau ngakuin. Bener2 dah, berdalih ini itu. Nt ujung2nya lempar kesalahan ke org lain.

Gw sendiri pun pastinya bukan orang yg bebas dr kesalahan, malah baru2 ini gw baru ngelakuin kesalahan yg mungkin keliatannya sepele tp besar bgt dampaknya. Gw dah siap2 bakal 'babak belur' (istilah sekretaris2 sini klo kena omel bosnya haha..), tp karena dari awal gw dah menunjukan perasaan menyesal gw (dan dgn muka melas  hihi), bos gw Alhamdulillah biasa aja, ga marah sm sekali. Padahal gw dah ketakutan krn terakhir liat beliau marah2 sama salah satu staff gara2 dikasih tugas tp ga lgs di kerjain, dan pas di tanya malah nyalah2in org lain. Bos gw marahnya bukan main sm staff itu, smp gebrak meja di depan kita2. Huuuff.. Alhamdulillah bgt gw ga ngalamin hal itu. Soalnya klo udah kena pengalaman spt itu, hati gw yg sgt sensitif ini (jie ileh) pasti akan sakit terus klo ingat2, dan bisa susah sembuhnya.

Sebenarnya kadang gw cape sm situasi2 begini. Gw cape utk selalu berusaha bekerja sbg perfectionist (padahal jauh bgt kok dr perfect), dimana kadang bikin pikiran ga tenang sendiri karena saking takutnya membuat kesalahan. Dan ya, kerja jd bukan krn uang lg, tp karena utk aktualisasi diri bahwa diri kita bisa bekerja dgn benar. Kebetulan disini bukan cuma gw yg punya perasaan yg sm, rata2 semua sekre disini ya begitu, ga tau deh knp. Atau emang semua sekre di mana2 jg mengalami hal yg sm? atau bukan cm sekre aja, setiap org yg bekerja pastinya pingin kerja dgn benar ya? ya iyya siih.. hehehe..
Untuk mas-ku, maaf yaah klo aku jd suka kebawa pingin buru2 dan suka sewot klo apa2 belum cepat terlaksana. Ketularan atmosfir ktr hehe.. (kadang2 aja kok :p)
Eh barusan tmn ktr gw si Ran ngasih referensi film seri yg menggambarkan situasi yg sm utk kerja begini, judulnya 'Dirty Sexy Money'.. ntar cari aah, penasaran.. :D


*
mumpung bos lg keluar negri, nulis dikit biar tetep eksis